Jadi tadi di tempat parkir pim.. ada kejadian yang memalukan. Begini, biar saya ceritakan disini.
Saat menunggu mobil, gw kan di pim sama azka alyssaa karena mereka nebeng, nah terus kan lagi nungguin mobil, dan ketemu casey juga loh. Wah diujung sebelah kiri ada dua buah cowok yang lumayan lucu (kata mereka) soalnya gw gak merhatiin juga tampangnya. Oke ternyata alyssa dan azka sudah meneliti mereka.. hmm.. oke sekali. Terus ternyata mobil taruna merah gw sudah datang, "eh eh itu udah yuuk daah" nah udah begitu..
mengapa mobil saya terus berjalan? bukannya berhenti di tempat kita??
syiuung saat-saat itu terasa seperti slow motion, mobil pun berjalan melewati kami dan pintu belakangnya TEPAT berhenti di depan 2 cowok cuteh itu. TEPAT KAWAN-KAWAN. Saya pribadi sempat melihat ekspresi kaget 2 lelaki itu yang mungkin bertanya-tanya mengapa mobil mereka berubah menjadi sebuah taruna merah.
"..kenapa berentinya disitu.." yak kami pun yang sudah terlanjur berdadah ria meneguhkan hati untuk memasuki mobil taruna merah yang dikendarai oleh sutiman itu... gw sudah membayangkan adegan-adegan Rush Hour yang akan saya praktikkan ke pak timan sesampainya di mobil.. "kenapa berentinya HARUS disitu?". deg. selangkah. deg. dua langkah dan seterusnya sampailah di depan mobil.
Loh alyssa kok sudah menghilang ya? ternyata ia memilih untuk memutari mobil agar tidak harus berhadapan dengan dua lelaki itu "tindakan antisipasi" katanya.
Membuka pintu, masuk, sambil menahan senyum sedikit malu.. dan saya memandang azka. wah, dalam hati, azka hebat juga ya mampu memandangi si cowok-cowok itu dengan mendalam. Terus sesampainya di mobil .. gw baru mengatakan bahwa kaca mobil gw tembus pandang.. bener-bener tembus pandang.. dan si azka bilang: "PANTES DIA BUANG MUKA!"
Jangan-jangan ini salah satu trik pak timan agar saya cepat mendapatkan jodoh? Jangan-jangan si 2 lelaki muda itu mengira ini adalah salah satu trik picik dari gadis-gadis genit yang suka memandangi cowok ganteng?? uh, pasti mereka mengira kami itu Extremely Genit gara-gara begitu.
Semua gara-gara tak lain tak bukan: Supir fenomenal dengan mata minus Pak Timan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




No comments:
Post a Comment