





Gue dan teman-teman akhirnya berhasil menjalankan rencana Bali Trip kita! Kita akhirnya berhasil pergi ke Bali sendiri!! Awalnya gue kira mempersiapkan liburan itu mudah, tinggal tentukan destinasi lalu berangkat. tapi ternyata tidak begitu, yang harus dipersiapkan itu jauh lebih ribet, mulai dari perizinan sampai jadwal. Tapi Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar. (cerita selanjutnya coming soon)
The University
Mengenai jurusan, sepertinya gue sudah tau bakal memilih universitas apa.. yaitu SBM ITB. Gue sudah mencoba searching internet kira kira sekolah bisnis terbaik apa ya.. ternyata (seperti biasa) mayoritas di amrik atau inggris. Kenapa? Kenapa bisnis? padahal orang gak sekolah aja bisa bikin bisnis. Menurut gue, bisnis itu merupakan bidang yang sangat menantang, karena gak semua orang bisa sukses dalam bisnis. Dalam berbisnis, dibutuhkan seluruh kemampuan dari seorang individu, gak bisa tanggung-tanggung, gak bisa separo-separo. Orang yang bilang bisnis itu gampang, salah besar. Lagipula bisnis itu bukan sekedar urusan dengan kontrak-kontrakkan ataupun uang doang kok, bisnis itu penting dan sehari-hari kita juga selalu berbisnis, entah sama temenlah tanpa sadar kita juga sudah melakukan bisnis. Analogikanlah seorang penyanyi, sebagus apapun tuh orang nyanyi, tanpa ada manajemen yang bagus, gak bakal bisa terkenal.
Artinya gue harus pindah ke luar kota. (sebenernya rumah gue juga udah di Depok sih jadi termasuk luar kota)
Senior High School
Sekarang gue udah kelas 3, kata orang sih harus serius. Kata nyokap juga udah disuruh kurangin jalan lah belajar ini lah bimbel itu lah. Tapi gue juga gak mentang mentang kelas 3 harus melupakan kesenangan duniawi maksudnya ya tetap bersosialisasi juga, main masih, bedanya gue kalo lagi belajar ya gak main, lagi main ya kagak belajar. Semua harus tetap seimbang, Yin and Yang lah. Sekarang kelas juga udah beda lagi, si Nabila udah naik level jadi ke kelas A, gue tetap di kelas B. Terus suasana kelasnya beda banget juga karena orang-orangnya diputar lagi.
Setelah Bali, gue merasa menjadi lebih mengenal teman-teman gue. Walaupun sering main bareng, dulu tuh mungkin gue belum bisa dibilang temen juga kali ya, karena belum benar-benar "mengenal" mereka. tapi sekarang rasanya gue udah bisa mengenal karakter mereka satu-satu dan ternyata berbeda dari apa yang gue pikir dulu. Dalam arti baik, gue merasa sangat beruntung. Gue bersyukur ada orang yang mau menerima gue apa adanya jadi temen mereka, masih ada orang yang mau jujur dan mengkritik gue, terus peduli juga.




No comments:
Post a Comment